Rabu, 28 Mei 2008

Visit Indonesia 2008




Wah seru juga ngobrolin visit indonesia. Sebagai anak daerah, saya bangga tuh punya kampung halaman. Hehehe.. sorry nih engga kayak temen- temen yang lahir dan besar di jakarta. Soalnya pas lebaran engga kenal istilah mudik tapi kalo soal penghematan ini yang paling seru temen- temen yang lahir dan menetap di jakarta gaji ke tiga belasnya utuh eeeuuuyyy... :-D

Yuuukk kita ke Sumatera Barat...

Pantai Aia Manih
Sekitar 4 Km di Selatan Kota Padang, Berupa perkampungan nelayan dengan pntai yang indah. Disinilah desa tempat terjadinya legenda Malin Kundang. Bagian batu-batu pantai Aia Manih ada yang menyerupai bekas sebuah kapal. Inilah yang dilegendakan sebagai Kapal Malin Kundang yang telah menjadi batu






Taman Siti Nurbaya
Lokasinya di Gunung Padang, di seberang Muara Batang Arau, Padang. Disebut Taman Siti Nurbaya kaena dilereng gunung itu terdapat setumpukan batu yang dianggap sebagai kuburan Siti Nurbaya dengan kekasihnya Syamsul Bahri. Dari sini dapat disaksikan keindahan kota Padang dengan bangunan bergonjong


Pantai Bungus
Sebuah teluk yang tenang, 20 Km diselatan Padang dengan pemandangan alam yang indah dan pantai yang bersih. Baik untuk rekreasi laut seperti berenang, memancing, bersampan atau hanya sekedar menikmati pemandangan saat perahu nelayan berangkat ke laut di sore hari. Dari Pantai Bungus atau Pelabuhan Muara Padang dapat disewa perahu bermotor menuju pulau terdekat seperti ke Sikuai Resort, Sirandah, Pagang dan Persumpahan




Kepulauan Mentawai
Terdiri dari 4 pulau besar yaitu Siberut, Sipora, Pagai Utara dan Pagai Selatan. Budaya asli dan unik masih ditemui dikawasan ini, terutama di daerah pedalaman dimana masyarakatnya masih hidup bersahaja. Di pulau Siberut terdapat cagar alam, tempat hidup berbagaisatwa langka yang tak terdapat di bagian dunia lain seperti simpai Mentawai, siamang kerdil dan kera endemik Mentawai. Ombaknya sunggu menantang untuk olah raga selancar (surfing).


Museum Puti Bungsu
Dibangun tahun 1935 dengan bentuk rumah gadang asli Minangkabau aliran Koto Piliang, berdasarkan bentuk yang ada di kenagarian Kubang Putih, Banuhampu yang sudah lama rubuh. Museum ini terletak di komplek kebung binatang dan digunakan sebagai museum kudayaan Minangkabau.


Gedung Negara Bung Hatta
Dulu bernama Gedung Negara Tri Arga. Gedung ini mempunyai latar belakang sejarah perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia


Benteng Fort De Kock
Dibangun dipuncak sebuak bukit di Bukittinggi tahun 1825, pada waktu terjadi perlawanan rakyat yang dipimpin Tuanku Imam Bonjol dan Hariamau Nan Salaban. Parit pertahanan Belanda dan meriam kuno masih dapat dilihat diseputar benteng.


Benteng Van Der Capelien
Benteng pertahanan Belanda masa Perang Padri (1821-1837) terletak ditengah Kota Batusangkar, kini juga sebagai markas Kepolisian.


Lubang Japang
Sebuah terowongan yang panjangnya ratusan meter dan berbelok belok, sekitar 2 meter dibawah permukaan tanah Kota Bukittinggi. Dibuat oleh tentara Jepang saat Perang Dunia II. Ditempat-tempat tertentu dalam terowongan terdapat kamar-kamar. Mulut terowongan ada di beberapa tempat, antaranya di dinding Ngarai Sianok, di Panorama di samping gedung Bung Hatta, di kebun binatang dll.


Ngarai Sianok
Terletak di sisi kota Bukittinggi, memanjang hampir 15 Km. Ngarai Sianok merupakan lembah subur dan hijau dengan tebing curam berketinggian antara 100-150 m. Didasarnya mengalir sungai berliku-liku. Mengayun langkah di jalan setapak dilembah ini merupakan rekreasi menarik. Bila perjalanan dilanjutkan ke seberang ngarai, pengujung akan sampai di Kota Gadang atau Sianok.


Ngalau Kamang
Ngalau (gua) Kamang merupakan gua stalagtit dan stalagmit yang indah, terletak di Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, 14 Km dari Kota Bukittinggi. Ngalau berada disenuah bukit kapur dengan panjang sekitar 1.500 meter


Puncak Lawang
Merupakan puncak sebuah bukit di daerah Lawang, 27 Km arah barat Bukittinggi. Disamping tempat rekreasi dengan panorama alam yang menakjubkan, daerah ini terkenal dengan sebagai penghasil gula merah dan kampil yang terkenal dengan kampil Matur. Pembuatan gula itu, secara tradisional maupun modern dapat disaksikan langsung oleh siapapun yang berkunjung.


Danau Maninjau
Danau ini terkenal karena keindahan alam dan kesuburan tanahnya, merupakan danau alami yang dulunya berupa kedlera gunung berapi. Jalan menuju danau ini dari Bukittinggi yang disebut Kelok 44 sangat terkenal karena mempunyai belokan, tanjakan maupun turunan sangat tajam diantaranya nyaris 180 derajat.


Danau Singkarak
Dipinggirnya berliku-liku jalan raya yang menghubungkan Batusangkar dengan Solok, merupakan tempat rekreasi sangat polpuler. Disekitar danau terdapat fasilitas penginapan serta olahraga air seperti motorboat dan ski air. Ikan khas yang dihasilkan nelayan setempat terkenal dengan nama ikan bilih.

Danau Diatas Dibawah
Dikenal dengan sebutan Danau Kembar karena berdampingan dalam jarak sekita 1 Km, terletak di perjalanan menuju Alahan Panjang, 47 Km dari Solok. Kedua danau kembar berada pada ketinggian yang berbeda sehingga dinamakan Danau Diatas dan Danau Dibawah. Selain untuk rekreasi, tempat ini cocok untuk berkemah, lintas alam dan mendaki gunung

Koto Gadang
Terletak sebelah Barat Kota Bukittinggi. Nagati ini terkenal dengan kerajinan perak. Dari kenagarian ini pula banyak berasal tokoh-tokoh republik yang sangat berjasa itu seperi H. Agus Salim, Muhammad Hatta, Emil Salim dll

Batu Batikam
Di Limo Kaum, menurut tuturan tambo (lengenda sejarah Minangkabau) merupakan batu yang ditikam sebagai petanda kesepakatan Datu Parapatiah Nan Sabatang dengan Datuk Katumanggungan, dua orang datuk yang dianggap sebagai penyusun dasar adat Minangkabau


Batu Basurek
Di Limo Kaum, memuat inskripsi dalam huruf Palawa dengan bahasa Sansekerta, yang menyatakan bahwa Aditiawarman adalah Raja Diraja di Kinikamedinindra (pulau emas) tahun 1347
Batu Basurek di Pagaruyung ditulis tahun 1347, Batu/Banda Bapahek di Saruaso dan beberapa batu bersurat lainnya yang semuanya merupakan peniggalan masa Aditiawarman.


Ustano Pagaruyung
Merupakan perkuburan raja-raja Pagaruyung. Didekat tempat terdapat pula sebuah batu yang disebut batu pancar matoari sebagai lambang Aditiawarman (aditya = matahari). Konon dibatu ini pula Aditiawarman menemui ajalnya setelah dipancung dalam sebuah pertempuran.
Istano Pagaruyung di Padang Siminyak merupakan bangunan baru yang dibangun untuk mencerminkan bahwa satusan tahun lalu di daerah itu terdapat sebuah kerajaan.
Istano/Rumah Gadang Silinduang Bulan di Balai Janggo Pagaruyung. Merupakan bangunan baru yang dibangun sebagai pengganti istana yang terbakar puluhan tahun sebelumnya. Disini tersimpan benda-benda peninggalan serta silsilah raja-raja kerajaan Pagaruyung hingga keturunanya sekarang.







Ada yang merasa ingin pulang kampung? hehehe.. WELCOME TO WEST SUMATERA

Alasanku TIDAK menyerah pada hidup


Suatu hari aku memutuskan untuk berhenti ... berhenti dari pekerjaanku,
berhenti dari hubunganku dengan sesama dan berhenti dari
spiritualitasku berhenti dari BERJUANG karena terlalu lelah dan terlalu lama!

"Tuhan", kataku. "berikan aku satu alasan untuk tidak berhenti?"

Dia memberi jawaban yang mengejutkanku. "Lihat ke sekelilingmu" , kataNya. "Apakah engkau memperhatikan tanaman pakis dan bambu yang ada dihutan ini?". "Ya", jawabku. Lalu Tuhan berkata, "Ketika pertama kali Aku menanam mereka, Aku menanam dan merawat benih-benih mereka dengan seksama. Aku beri mereka cahaya. Aku beri mereka air. Pakis-pakis itu tumbuh dengan sangat cepat. Warna hijaunya yang menawan menutupi tanah. Namun, tidak ada yang terjadi dari benih bambu. Tapi, Aku tidak berhenti merawatnya.
Dalam tahun kedua, pakis-pakis itu tumbuh lebih cepat dan lebih banyak
lagi.
Namun, tetap tidak ada yang terjadi dari benih bambu. Tetapi Aku tidak
menyerah terhadapnya. "
"Dalam tahun ketiga tetap tidak ada yang tumbuh dari benih bambu itu, tapi Aku tetap tidak menyerah. Begitu juga dengan tahun ke empat."

"Lalu pada tahun ke lima, sebuah tunas yang kecil muncul dari dalam
tanah. Bandingkan dengan pakis, itu kelihatan begitu kecil dan sepertinya tidak berarti.

Namun enam bulan kemudian, bambu ini tumbuh dengan mencapai ketinggian
lebih dari 100 kaki. Dia membutuhkan waktu lima tahun untuk menumbuhkan akar-akarnya. Akar-akar itu membuat dia kuat dan memberikan apa yang dia butuhkan untuk bertahan.
Aku tidak akan memberikan ciptaanku tantangan yang tidak bisa mereka tangani. "

"Tahukan engkau anakKu, dari semua waktu pergumulanmu, sebenarnya engkau
sedang menumbuhkan akar-akarmu? Aku tidak menyerah terhadap bambu itu.

"Aku juga tidak akan pernah menyerah terhadapmu. "

Tuhan berkata "Jangan bandingkan dirimu dengan orang lain". Bambu-bambu itu
memiliki tujuan yang berbeda dibandingkan dengan pakis. Tapi keduanya tetap
membuat hutan ini menjadi lebih indah."
"Saat mu akan tiba", Tuhan mengatakan itu kepadaku.
"Engkau akan tumbuh sangat tinggi"
"Seberapa tinggi aku harus bertumbuh?" tanyaku.
"Sampai seberapa tinggi bambu-bambu itu dapat tumbuh?" Tuhan balik bertanya.
"Setinggi yang mereka mampu?" Aku bertanya
"Ya" jawabNya, "Muliakan Aku dengan pertumbuhan mu, setinggi yang engkau dapat capai."

Lalu aku pergi meninggalkan hutan itu, menyadari bahwa TUHAN tidak akan
pernah menyerah terhadap ku. Dan Dia juga tidak akan pernah menyerah
terhadap Anda.Jangan pernah menyesali hidup yang saat ini Anda jalani sekalipun itu
hanya untuk satu hari.

Hari-hari yang baik memberikan kebahagiaan; hari-hari yang kurang baik
memberikan pengalaman; kedua-duanya memberi arti bagi kehidupan ini.
Jadi apakah aku akan berhenti BERJUANG?? Tuhan Kuatkan aku!!

Jumat, 23 Mei 2008

Pagi ini

Kringgg.. kringgg.. kringgg..

Siapa yang telpon pagi- pagi buta begini? ujarku. Ternyata yang telpon papa, setelah aku mengucap "assalamualaikum.." papa hanya diamsetelah menjawab salamku, aku mengerti kalau beliau sudah menjawab salamku tapi hanya diam.

Aku mulai bercerita dengan semua aktifitasku, mananyakan kabar mama, adikku, keponakanku dan tentunya kabar papa sendiri. Setelah itu papa hanya bilang, papa cuma mau kasih tahu.. telpon rumah sudah di perbaiki (sebelumnya telpon rumah rusak karena di banting oleh keponakanku yang masih batita) aku hanya menjawab, oh iya pa.

Tanpa banyak kata beliau bilang, kenapa ya harus orang tua saja yang memperhatikan anaknya?
aku terhenyak dengan pertanyaan itu, dalam hati aku berucap "astaghfirullah, maaf pa" ternyata papa rindu akan kami semua. Padahal hampir tiap minggu aku telpon ke rumah, ternyata kesibukan benar- benar menyita waktu sampai aku melupakan permintaan mama untuk mengirim sms. Maaf ma..

Jam 8, on line dan say hello dengan dosen manajemen proyek beliau bilang " saya sendirian di rumah, suami nungguin pabrik, anak paling besar di jogja, anak yang kecil ikut test perguruan tinggi.. hikss.. saya sendirian dee" hanya icon smile yang bisa aku berikan pada dosenku.

Deg..!! Beginikah perasaan orang tua saat anak- anaknya mulai beranjak dewasa, saat anak- anaknya mulai punya kehidupan sendiri.. Perasaan merasa tidak di butuhkan lagi menyelimuti.

Aku tidak punya kalimat untuk menutup apa yang terjadi hari ini selain kata maaf, maaf karena tanpa sengaja telah lupa akan kerinduan orang tua.




Selasa, 20 Mei 2008

Go.. INDONESIA, Go..!!!


Peringatan 100 tahun Kebangkitan Nasional meriah!

Ada hal yang membuat hati terenyuh, apa yang bisa kita berikan untuk bangsa ini?
Omelankah? kritikan? atau apa?

Hari ini dengar di salah satu radio komentar tentang pergelaran tadi malam, kenapa harus dengan cara seperti itu memperingati hari kebangkitan nasional? Berapa biaya yang telah dikeluarkan? sedangkan masih banyak rakyat yang kelaparan, masih banyak anak bangsa yang tidak sekolah belum lagi isu kenaikan BBM yang makin menjerat kemiskinan di negeri ini?

Semua orang punya cara pandang sendiri, bahkan mungkin ada yang tidak perduli sama sekali.
Untuk saya, pergelaran tadi malam benar- benar menggugah rasa nasionalisme.

Bukankah rasa nasionalisme itu semakin menghilang dari masyarakat penghuni negeri ini?
kenapa selalu komentar miring yang dilontarkan?

Dari sudut pandang manapun, kebijakan pemerintah akan selalu kita salahkan tapi apakah itu cara yang tepat untuk selalu dilakukan?

Indonesia begitu kaya, karena ketidakperdulian kita perlahan tapi pasti semua hancur.

Pertanyaannya apa yang dapat kita lakukan untuk Indonesia ini selain hanya mengeluh?

Mari kita bergandeng tangan dan perlahan maju, menuju INDONESIA, bisa..!!

Hehehe... by the way... saya bukan kampanye loh! Hanya ingin menjadi bagian dari Indonesia, BISA!! walau dengan hal terkecil sekalipun.

Have a nice day..!!

Minggu, 11 Mei 2008

Give Straight face


Beruntungkah bayi itu? Atau ini ketidakberuntungan untuknya?

Siang ini saya menghadiri aqiqah, seorang teman mengadopsi baby dan mereka mengadakan tasyakuran. Sedih atau perasaan gembira yang harus di ucapakan? Swear, it make me confuse..!!

Saya tidak tahu, alasan apa yang membuat teman saya ini mengadopsi anak.. mungkin sebagai pancingan atau apalah yang pasti mereka sudah lama tidak di anugerahi putra atau pun putri.

Kemana orang tua bayi itu? Pertanyaan yang menggelitik, anak adalah amanah bagi setiap orang tua, tapi lihat berapa banyak tayangan di televisi yang membuat banyak orang putus asa, membuat manusia mengambil jalan pintas.

Terhimpit masalah ekonomi, tidak menginginkan anak- anaknya menderita kelaparan, tidak sekolah, tidak punya baju dan sebagian orang tua mengambil alasan yang kadang tidak dapat di terima logika.

Nak.. apapun yang dilakukan orang tua terhadap-mu yakinlah, bahwa mereka sangat menyayangimu dan menginginkan yang terbaik untuk hidupmu.

Pilhan bagi mereka saat ini adalah memberikan engkau nak.. pada orang tua yang mereka anggap mampu untuk mendidik, menjaga dan membuatmu lebih baik dari orang tuamu.

Berbaik sangkalah terhadap Allah swt, jangan engkau benci orang tuamu.

Jumat, 09 Mei 2008

Belajar Melihat

Obrolan kami berlanjut, kilas balik cerita lucu sampai garing pun tercipta.

Dari cara nge-hack sampai ke penulisan. Dia bilang, engga percaya ya kok bisa menulis, bisa begini, bisa begitu
(siapa dulu donk, dee gitchu loh wakakakak) padahal dulu tukang bolos katanya (engga merasa tuh :-P)

Ada obrolan yang membuat kami sama- sama berpikir dan berucap Alhamdulillah kita masih di sayang Allah swt.

Cerita hidup memang terjal, di butuhkan kesabaran dan perjuangan serta keyakinan teguh akan kasih sayang Allah.

ii.. terima kasih banyak udah buat aku melihat, udah buat aku terus yakin apa yang harus di lalui.

Dibutuhkan kearifan dan keikhlasan yang kuat dan kebahagiaan tercipta saat aku di kirimi photo mereka, hmm... lega rasanya.

Nih photonya... 2 jagoan cilik penyemangat ayah, detak jantung ayah dan bunda, tarik nafas kehidupan ayah dan bunda. Ayah dan bundamu hebat nak..!! :-D





Buah dari kesabaran itu memang manis. Dan Allah Swt maha mengetahui apa yang terbaik untuk umatnya.

Reunian

Waaahhh.. senengnya ketemu teman lama.

Ternyata udah ke duluan ke qatar, hari ini add contact yg udah ke approve orangnya online.. say hi lah kita, ngobrol ngalor ngidul dan ketiwi- ketiwi.

Duh.. engga terasa yaa.. its a long time ago. Trus atas sarannya aku register di milistnya hasta.
eit.. disana bejibun temen- temen and welcome to jungle (shape deh, ini milist or pasar rame banget plus pake teriak- teriak.. wakakakak)

sampe bingung mo jawab apa, hmm.. berasa pulang kampung deh.

Alhamdulillah teman semakin banyak, tali silaturahmi semakin panjang tertaut.

Sabtu, 03 Mei 2008

Akhirnya datang juga

Seperti nama acara di salah satu televisi.. ehm judul yang bagus.

Saya yakin setiap kita pernah merasa kehilangan, baik kehilangan orang tua, saudara, anak, suami, istri, teman.
Setiap kehilangan memberikan rasa yang berbeda, perasaan goyah, galau dan merasakan "bagaimana bisa saya hidup tanpa mereka?"

Hidup adalah pilihan, dari setiap pilihan yang kita pilih adalah langkah awal untuk membuat kita lebih maju, lebih baik ataupun sebaliknya.

masa lalu tidak akan pernah kembali, air mata yang jatuh tidak akan kembali ke asalnya, langkah baru telah ditapaki..

Selamat datang sahabat, walau semua telah berubah masih ada langkah baru untuk kita menjalin silaturahmi yang lebih baik.

Welcome Home Bro...